
Kesulitan dalam mengucapkan kata-kata bahasa Inggris masih menjadi kendala umum bagi banyak siswa di Indonesia. Salah satu hambatan utama terletak pada penguasaan bunyi frikatif—bunyi desis seperti /f/, /v/, /th/, dan /sh/—yang tidak banyak ditemukan dalam bahasa Indonesia. Kondisi ini mendorong tim akademisi dari Universitas Negeri Gorontalo untuk menghadirkan pendekatan pembelajaran yang lebih aplikatif bagi siswa di wilayah pesisir Teluk Tomini.
Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, dosen dari Fakultas Sastra dan Budaya (FSB) UNG, yakni Rahman Taufqrianto Dako, Rusni Podungge, dan Haris Danial, melaksanakan pelatihan pelafalan bagi siswa kelas VII di SMP Negeri 8 Kota Gorontalo. Fokus utama kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan pengucapan bunyi-bunyi bahasa Inggris yang kerap dianggap sulit.
Pendekatan yang digunakan berupa teknik Repetition Drill, yaitu metode latihan pengulangan yang dirancang secara terstruktur dan berkelanjutan. Melalui latihan ini, siswa diajak untuk membiasakan diri mengucapkan bunyi-bunyi tertentu hingga mencapai ketepatan artikulasi. Untuk memperkuat hasil latihan, metode ini dipadukan dengan penggunaan Minimal Pairs, yakni pasangan kata dengan perbedaan bunyi yang sangat tipis, seperti “fan” dan “van”. Strategi ini membantu siswa tidak hanya dalam mengucapkan, tetapi juga dalam membedakan bunyi secara lebih peka.
Menurut Rahman Taufqrianto Dako, pada tahap awal banyak siswa mengalami kesulitan dalam membedakan bunyi-bunyi tersebut. Namun, melalui latihan yang dilakukan secara berulang dan interaktif, kemampuan mereka menunjukkan peningkatan yang signifikan.
Menariknya, meskipun berbasis pengulangan, proses pembelajaran berlangsung dinamis dan tidak monoton. Siswa dilibatkan secara aktif melalui berbagai aktivitas praktik dan tantangan yang membuat suasana kelas lebih hidup. Hal ini turut mendorong tumbuhnya rasa percaya diri siswa dalam mencoba mengucapkan kata-kata bahasa Inggris tanpa rasa khawatir melakukan kesalahan.
Pelaksanaan program ini menunjukkan bahwa strategi pembelajaran yang tepat dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan keterampilan berbahasa siswa. Kegiatan ini sekaligus mempertegas kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan kualitas pendidikan di masyarakat.
Dengan adanya inovasi pembelajaran semacam ini, diharapkan siswa tidak lagi memandang pelafalan bahasa Inggris sebagai sesuatu yang sulit. Sebaliknya, keterampilan tersebut dapat menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bekal penting untuk menghadapi tantangan global di masa depan.
Pelaksanaan kegiatan ini direncanakan akan berlangsung pada tanggal 03 November 2025, bertempat di Ruang Sidang Lantai 4 Gedung Rektorat Universitas Negeri Gorontalo. Seluruh dosen di lingkungan Universitas Negeri Gorontalo diundang untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.
Kegiatan Bootcamp Exclusive Optimalisasi AI untuk Riset, Menulis Jurnal, dan Menulis Systematic Literature Review akan dilaksanakan pada tanggal 21-23 Agustus 2025. Tempat : Azlea Convention Center Gorontalo
Coaching Mahasiswa Peserta KKN Profesi Kesehatan Tahun 2025, Tempat : Auditorium UNG, Pukul : 10.00 Wita, Pakaian Mahasiswa : Putih Hitam Jas Almamater
Penandatangan Kontrak Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Bagi Dosen Penerima dan Kepala LPPM. Penelitian-PPM Biaya DPPM Dikti dan Internal PNBP UNG