Biostimulan Mikroba Tingkatkan Pertumbuhan Jagung Lokal untuk Mendukung Ketahanan Pangan

Oleh: Berty H. Meluko . 7 April 2026 . 11:35:27

Upaya memperkuat ketahanan pangan berbasis potensi lokal terus didorong melalui inovasi di bidang pertanian. Salah satunya melalui penelitian yang mengkaji pemanfaatan biostimulan mikroba untuk meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas jagung lokal di Provinsi Gorontalo.

Penelitian dengan judu " Respons pertumbuhan dan nilai gizi jagung local yang diberi biostimulan mikroba untuk mendukung ketersediaan pangan" ini dilaksanakan oleh tim peneliti Universitas Negeri Gorontalo yang dipimpin oleh Novri Youla Kandowangko, bersama Hayatiningsih Gubali,, Wirnangsih D Uno, Muhamad Isra, dan Aisyah Ahmad. Penelitian ini merupakan bagian dari pendanaan DPPM Kemdiktisaintek melalui skema Penelitian Fundamental Reguler Tahun 2025.

Dalam pelaksanaannya, penelitian dilakukan secara eksperimental di lingkungan terkontrol (greenhouse) dengan menggunakan tiga varietas jagung, yaitu Motoro (lokal), Bisi-2 (hibrida), dan Sukmaraga (komposit). Tanaman diberi perlakuan biostimulan berupa fungi mikoriza arbuskula (AMF), yaitu mikroorganisme tanah yang berperan membantu akar tanaman dalam menyerap unsur hara, terutama pada kondisi tanah dengan keterbatasan nutrisi.

Pengamatan dilakukan secara bertahap sejak 14 hingga 42 hari setelah tanam, dengan mengukur sejumlah parameter penting seperti laju pertumbuhan tanaman, luas daun, laju asimilasi, serta biomassa kering (berat tanaman tanpa kandungan air) sebagai indikator produktivitas.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian biostimulan mikroba memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pertumbuhan tanaman jagung. Tanaman yang diinokulasi mikroba menunjukkan laju pertumbuhan yang lebih tinggi dibandingkan tanaman tanpa perlakuan. Pada varietas Motoro, peningkatan pertumbuhan bahkan mencapai lebih dari dua kali lipat pada fase vegetatif optimal.

Selain itu, peningkatan juga terlihat pada luas daun, yang mencerminkan kemampuan tanaman dalam menyerap cahaya matahari untuk proses fotosintesis. Tanaman dengan perlakuan mikroba mampu membentuk kanopi daun yang lebih luas, sehingga mendukung efisiensi produksi energi tanaman.

Dari sisi fisiologi, laju asimilasi bersih tanaman juga mengalami peningkatan. Hal ini menunjukkan bahwa biostimulan mikroba tidak hanya meningkatkan penyerapan unsur hara, tetapi juga mengoptimalkan proses metabolisme tanaman secara keseluruhan.

Peningkatan paling nyata terlihat pada biomassa kering tanaman. Pada akhir masa pengamatan, seluruh varietas jagung yang diberi perlakuan menunjukkan peningkatan berat kering dibandingkan kontrol. Varietas Motoro, misalnya, mengalami peningkatan biomassa lebih dari 25 persen.

Secara ilmiah, hasil ini menunjukkan bahwa fungi mikoriza arbuskula mampu memperluas jangkauan akar tanaman melalui jaringan hifa di dalam tanah. Jaringan ini membantu tanaman menyerap unsur hara yang sulit dijangkau, khususnya fosfor, sehingga tanaman dapat tumbuh lebih optimal meskipun pada kondisi lahan yang kurang subur.

Penelitian ini juga menemukan bahwa respons tanaman terhadap biostimulan berbeda pada setiap varietas. Varietas lokal seperti Motoro menunjukkan respons cepat pada fase awal pertumbuhan, sementara varietas hibrida seperti Bisi-2 cenderung menunjukkan peningkatan yang lebih stabil pada fase pertumbuhan berikutnya.

Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa pemanfaatan biostimulan mikroba merupakan pendekatan ramah lingkungan yang efektif dalam meningkatkan produktivitas jagung lokal. Inovasi ini tidak hanya berpotensi meningkatkan hasil pertanian, tetapi juga menjadi solusi berkelanjutan dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan, khususnya di wilayah dengan kondisi tanah marginal seperti di Gorontalo.

Ke depan, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan teknologi pertanian berbasis hayati yang lebih luas, serta mendukung kebijakan pertanian berkelanjutan yang berpihak pada pemanfaatan sumber daya lokal

Agenda

3 November 2025

Klinik Proposal Penelitian dan Pengabdian Bagi Dosen di Lingkungan Universitas Negeri Gorontalo, Hibah DPPM KEMDIKTISAINTEK T.A. 2026

Pelaksanaan kegiatan ini direncanakan akan berlangsung pada tanggal 03 November 2025, bertempat di Ruang Sidang Lantai 4 Gedung Rektorat Universitas Negeri Gorontalo. Seluruh dosen di lingkungan Universitas Negeri Gorontalo diundang untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.

21 - 23 Agustus 2025

Bootcamp Exclusive Optimalisasi AI untuk Riset

Kegiatan Bootcamp Exclusive Optimalisasi AI untuk Riset, Menulis Jurnal, dan Menulis Systematic Literature Review akan dilaksanakan pada tanggal 21-23 Agustus 2025. Tempat : Azlea Convention Center Gorontalo

3 Juli 2025

Coaching Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan 2025

Coaching Mahasiswa Peserta KKN Profesi Kesehatan Tahun 2025, Tempat : Auditorium UNG, Pukul : 10.00 Wita, Pakaian Mahasiswa : Putih Hitam Jas Almamater

23 Juni 2025

Penandatangan Kontrak Penelitian dan Pengabdian bagi Dosen UNG

Penandatangan Kontrak Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Bagi Dosen Penerima dan Kepala LPPM. Penelitian-PPM Biaya DPPM Dikti dan Internal PNBP UNG