
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo turut menghadiri Rapat Koordinasi Layanan Kekayaan Intelektual (KI) dan Asistensi Teknis Tata Cara Pendaftaran Paten yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum Gorontalo, (11/8).
Kegiatan yang mengusung tema “Sinergi Layanan KI: Bersama Sentra KI, Majukan Inovasi Gorontalo” tersebut menjadi ruang koordinasi antara Kementerian Hukum dan para pemangku kepentingan dalam memperkuat pemahaman, perlindungan, serta pemanfaatan kekayaan intelektual di Provinsi Gorontalo.
Pertemuan ini diikuti oleh perwakilan Sentra KI dari berbagai perguruan tinggi di Gorontalo serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) di wilayah Gorontalo. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem layanan KI yang lebih terintegrasi, khususnya dalam mendorong hasil inovasi dan penelitian agar memperoleh perlindungan hukum yang memadai.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan asistensi teknis mengenai tata cara pendaftaran paten. Materi disampaikan oleh Raden Muhammad Agung Triadi, S.T. dari Direktorat Paten, yang memberikan pemahaman mengenai proses dan aspek teknis yang perlu diperhatikan dalam pengajuan paten.
Bagi LPPM UNG, forum ini menjadi kesempatan untuk memperkuat koordinasi dan memperluas pemahaman mengenai layanan kekayaan intelektual, terutama dalam mendukung sivitas akademika dalam proses perlindungan hasil penelitian dan inovasi.
Penguatan layanan KI dinilai penting seiring meningkatnya hasil riset dan inovasi yang dihasilkan perguruan tinggi. Perlindungan melalui paten maupun bentuk KI lainnya tidak hanya memberikan kepastian hukum bagi pencipta atau inventor, tetapi juga membuka peluang bagi hasil inovasi untuk dikembangkan dan dimanfaatkan secara lebih luas.
Melalui sinergi antara Kementerian Hukum, Sentra KI perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya, pengelolaan kekayaan intelektual di Gorontalo diharapkan semakin terarah. Kolaborasi tersebut sekaligus menjadi langkah untuk mendorong hasil riset dan inovasi agar memiliki perlindungan serta nilai manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo menggelar workshop bertajuk "Dari Pengukuran ke Publikasi: Analisis Hasil Belajar dengan Model Rasch (Winsteps) dan Penulisan Artikel Scopus Berbantuan Claude AI" pada Rabu (1/7). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang Lantai 2 Gedung LPPM UNG ini dilaksanakan secara luring dan daring, dengan peserta mengikuti workshop baik secara langsung maupun melalui Zoom Meeting. Workshop ini menjadi bagian dari komitmen LPPM dalam meningkatkan kapasitas dosen dan peneliti menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi internasional.
Pelaksanaan kegiatan ini direncanakan akan berlangsung pada tanggal 03 November 2025, bertempat di Ruang Sidang Lantai 4 Gedung Rektorat Universitas Negeri Gorontalo. Seluruh dosen di lingkungan Universitas Negeri Gorontalo diundang untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.
Kegiatan Bootcamp Exclusive Optimalisasi AI untuk Riset, Menulis Jurnal, dan Menulis Systematic Literature Review akan dilaksanakan pada tanggal 21-23 Agustus 2025. Tempat : Azlea Convention Center Gorontalo
Coaching Mahasiswa Peserta KKN Profesi Kesehatan Tahun 2025, Tempat : Auditorium UNG, Pukul : 10.00 Wita, Pakaian Mahasiswa : Putih Hitam Jas Almamater